KEJATI JATIM KEMBALI MENAHAN TERSANGKA KORUPSI

Tim Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, kembali melakukan penahanan kepada tersangka kredit fiktif dengan modus memalsukan dokumen dokumen pengajuan kredit, yang mengakibatkan kerugian negara kurang lebih 11 milyar rupiah. Senin (20/09/2021).

Setelah melakukan penahanan kepada tersangka CF pada hari Kamis tanggal 16 September 2021 kemarin. Tim Penyidik Pidsus kembali melakukan penahanan kepada tersangka AN, atas pengembangan kasus yang sama dengan tersangka CF. Sebelum dilakukan penahanan, tersangka AN telah menjalani swab tes antigen di Poli Klinik Kejati Jatim dengan hasil swab negatif.

Sebelumnya kasus tersangka AN merupakan hasil dari pengembangan kasus tersangka CF yang merupakan debitur yang membobol Bank Jatim cabang Kepanjen senilai 11 milyar rupiah lebih, dengan modus memalsukan dokumen dokumen pengajuan kredit dan bekerja sama dengan petugas Bank Jatim cabang Kepanjen yang mengakibatkan kerugian negara sebesar 11 miliar rupiah.

Sebelumya tim Penyidik Pidsus telah menahan 5 orang tersangka yang terdiri dari 2 pegawai Bank Jatim cabang Kepanjen serta 3 orang debitur dan perkara tersebut telah memasuki persidangan.

Menurut Koordinator Pidsus Kejati Jatim Teguh Ananto SH.MH. Penahanan tersangka dilakukan untuk mempercepat penyelesain perkara dan berdasarkan syarat objektif dan subjektif telah memenuhi syarat untuk di tahan.

One thought on “KEJATI JATIM KEMBALI MENAHAN TERSANGKA KORUPSI

  1. Kenapa sdr. Hadi Prajoko sebagai pelaku kredit bermasalah di Bank Jatim Kepanjen tidak sekalian ditahan? Ybs itu sedang mengalihkan asset2nya yaitu Guest House di Janti Malang dan Tanah2nya di Kepuh Malang kepada seseorang bernama Andry Boediono, yaitu dikenal sebagai pemilik Batu TV. Masyarakat berharap agar Kejati Jatim jangan sampai kecolongan dengan orang satu ini. Terima kasih atas perhatiannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *