Kejaksaan Tinggi Jawa Timur
Artikel Berita

Penegakan Hukum Yang Humanis

Penegakan hukum secara humanis selain berpegang pada kodrati manusia juga harus memandang lingkungan budaya yang meliputi masyarakat (kearifan lokal). Hal ini dikarenakan perilaku hukum masyarakat dipengaruhi oleh kebiasaan, adat, budaya yang telah membentuk kehidupannya, sehingga aparat penegak hukum dalam memproses suatu kasus atau perkara harus menggunakan hati nurani. Dengan hati nurani maka akan dapat menentukan nilai etika dan moral untuk menghindari penerapan pasal-pasal peraturan perundang-undangan secara kaku, yang akhirnya justru tidak memberikan keadilan yang semestinya. Selain itu, penegakan hukum secara humanis juga harus mendasarkan pada perkembangan kehidupan sosial masyarakat.

– Mia Amiati –
Kajati Jatim

Related posts

KEJATI JATIM TERIMA HASIL AUDIT KERUGIAN NEGARA BANK JATIM CABANG KEPANJEN DARI BPKP PERWAKILAN PROV JATIM

Kejati Jatim

Sosialisasi Pembangunan Zona Integritas, Kepatuhan Internal Dan Core Value Kejaksaan

Kejati Jatim

ST. BURHANUDDIN JAKSA AGUNG RI MENGAMBIL SUMPAH, MELANTIK DAN MENYAKSIKAN SERAH TERIMA JABATAN PEJABAT ESELON I DAN ESELON II DI LINGKUNGAN KEJAKSAAN REPUBLIK INDONESIA

Kejati Jatim